2.sepeda balap.
sepeda balap merupaka jenis olah raga yang cukup digemari kalangan ank mudah. selain itu olahraga balap sepeda ini dapat dijadikan lahan untuk mencari nafkah karena jika kita dapat jadi atlit balap sepeda profesional maka kita akan mendapat gaji yang cukup besar.
Sejarah Klub Sepeda di Indonesia
Ditulis pada Mei 24, 2007 oleh wong-cilik
Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI)
Balap Sepeda sebetulnya sudah cukup lama dikenal di Indonesia, bahkan jauh sebelum Perang Dunia II sudah ada beberapa pembalap sepeda yang dibiayai oleh kaum pengusaha : seperti perusahaan Tropical, Triumph, Hima, Mansonia dan lain-lain. Mereka dapat dikategorikan sebagai pembalap sepeda profesional. Padahal waktu itu masih jaman penjajahan Belanda. Memang perkembangan olahraga Balap Sepeda cukup menguntungkan. waktu itu, khususnya kota Semarang menjadi pusat kegiatan Balap Sepeda. Oleh arsitek Ooiman dan Van Leuwen didirikanlah sebuah velodrome. Velodromen dalam bahasa Belanda disebut Wielerband, atau “Pias” dalam bahasa Indonesia.
Pada jaman Jepang boleh dikatakan kegiatan Balap Sepeda terhenti. Baru ketika kemerdekaan diproklamasikan, para penggemar Balap Sepeda kembali mencoba mempopulerkan. Meski belum terorganisir dalam satu wadah, tetapi secara perseorangan kegiatan olahraga Balap Sepda nampak berkembang kembali. Sebagai contoh terbukti ketika PON II/1951 berlangusng di Jakarta, Balap Sepeda termasuk cabang olahraga yang diperlombakan.
Lebih lengkap silahkan baca di sejarah ISSI
gambar : Iklan sepeda BSA di harian Djawa-Tengah terbitan th.1920-an
SANGKURIANG-CYCLING
Berbagai prestasi hebat dicapai para pembalap Super Jet, yaitu merebut medali emas di kejuaraan Road Race Asia tahun 1961 di Tokyo, Jepang oleh Aming Priatna, kemudian di arena Asian Games 1962 di Jakarta, Hendra Gunawan dkk. merebut 2 medali emas dari nomor jalan raya.
Klub Super Jet kemudian diganti namanya menjadi PBS. Sangkuriang pada tahun 1962 sesuai anjuran presiden Soekarno waktu itu yang meminta semua nama yang berbau asing diganti dengan nama yang membawa semangat nasionalisme.
Nama Sangkuriang dipilih karena merupakan kisah legenda rakyat daerah Parahyangan (Bandung) yaitu kisah seorang sakti yang konon membentuk gunung Tangkuban Parahu yang hingga kini ada dan digunakan oleh Sangkuriang cycling club untuk menggelar kejurnas tanjakanâ Alpen Trophyâ yang dirintis 1979 dan terus menerus mampu digelar tanpa henti hingga kini.
Lebih lengkap silahkan baca di sejarah Sangkuriang
Dua cerita/sejarah berdirinya klub sepeda di atas hanyalah sedikit dari sekian banyak sejarah pendirian klub-klub sepeda yang ada di Indonesia. Biasanya latar belakang terbentuknya sebuah klub mempunyai kisah yang menarik , bisa mengharukan atau juga menggelikan, dan yang pastinya cerita itu mempunyai kenangan tersendiri bagi sang pendiri dan anggota klub.
Ada baiknya kalau teman-teman semua yang mempunyai cerita ataupun sejarah berdirinya klub sepeda tempat teman-teman bergabung, bisa mengirimkan ke sini biar kita yang ada di klub atau kota lain bisa mengetahui cerita dibalik terbentuknya klub tsb. Siapa tahu kalau nanti terkumpul banyak bisa kita rangkum.
thanks…
lomba balap sepeda paling akbar
bahasa Perancis untuk Tur Perancis) adalah kejuaraan balap sepeda paling bergengsi di dunia. Kejuaraan ini merupakan balapan jalanan jarak jauh untuk pembalap sepeda profesional yang diadakan sepanjang tiga minggu pada bulan Juli di Perancis. Tour de France diadakan setiap tahun sejak tahun 1903, namun pernah berhenti saat Perang Dunia I dan II.

sepeda balap merupaka jenis olah raga yang cukup digemari kalangan ank mudah. selain itu olahraga balap sepeda ini dapat dijadikan lahan untuk mencari nafkah karena jika kita dapat jadi atlit balap sepeda profesional maka kita akan mendapat gaji yang cukup besar.
Sejarah Klub Sepeda di Indonesia
Ditulis pada Mei 24, 2007 oleh wong-cilik
Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI)
Balap Sepeda sebetulnya sudah cukup lama dikenal di Indonesia, bahkan jauh sebelum Perang Dunia II sudah ada beberapa pembalap sepeda yang dibiayai oleh kaum pengusaha : seperti perusahaan Tropical, Triumph, Hima, Mansonia dan lain-lain. Mereka dapat dikategorikan sebagai pembalap sepeda profesional. Padahal waktu itu masih jaman penjajahan Belanda. Memang perkembangan olahraga Balap Sepeda cukup menguntungkan. waktu itu, khususnya kota Semarang menjadi pusat kegiatan Balap Sepeda. Oleh arsitek Ooiman dan Van Leuwen didirikanlah sebuah velodrome. Velodromen dalam bahasa Belanda disebut Wielerband, atau “Pias” dalam bahasa Indonesia.
Pada jaman Jepang boleh dikatakan kegiatan Balap Sepeda terhenti. Baru ketika kemerdekaan diproklamasikan, para penggemar Balap Sepeda kembali mencoba mempopulerkan. Meski belum terorganisir dalam satu wadah, tetapi secara perseorangan kegiatan olahraga Balap Sepda nampak berkembang kembali. Sebagai contoh terbukti ketika PON II/1951 berlangusng di Jakarta, Balap Sepeda termasuk cabang olahraga yang diperlombakan.
Lebih lengkap silahkan baca di sejarah ISSI
gambar : Iklan sepeda BSA di harian Djawa-Tengah terbitan th.1920-an
SANGKURIANG-CYCLING
Berbagai prestasi hebat dicapai para pembalap Super Jet, yaitu merebut medali emas di kejuaraan Road Race Asia tahun 1961 di Tokyo, Jepang oleh Aming Priatna, kemudian di arena Asian Games 1962 di Jakarta, Hendra Gunawan dkk. merebut 2 medali emas dari nomor jalan raya.
Klub Super Jet kemudian diganti namanya menjadi PBS. Sangkuriang pada tahun 1962 sesuai anjuran presiden Soekarno waktu itu yang meminta semua nama yang berbau asing diganti dengan nama yang membawa semangat nasionalisme.
Nama Sangkuriang dipilih karena merupakan kisah legenda rakyat daerah Parahyangan (Bandung) yaitu kisah seorang sakti yang konon membentuk gunung Tangkuban Parahu yang hingga kini ada dan digunakan oleh Sangkuriang cycling club untuk menggelar kejurnas tanjakanâ Alpen Trophyâ yang dirintis 1979 dan terus menerus mampu digelar tanpa henti hingga kini.
Lebih lengkap silahkan baca di sejarah Sangkuriang
Dua cerita/sejarah berdirinya klub sepeda di atas hanyalah sedikit dari sekian banyak sejarah pendirian klub-klub sepeda yang ada di Indonesia. Biasanya latar belakang terbentuknya sebuah klub mempunyai kisah yang menarik , bisa mengharukan atau juga menggelikan, dan yang pastinya cerita itu mempunyai kenangan tersendiri bagi sang pendiri dan anggota klub.
Ada baiknya kalau teman-teman semua yang mempunyai cerita ataupun sejarah berdirinya klub sepeda tempat teman-teman bergabung, bisa mengirimkan ke sini biar kita yang ada di klub atau kota lain bisa mengetahui cerita dibalik terbentuknya klub tsb. Siapa tahu kalau nanti terkumpul banyak bisa kita rangkum.
thanks…
lomba balap sepeda paling akbar
bahasa Perancis untuk Tur Perancis) adalah kejuaraan balap sepeda paling bergengsi di dunia. Kejuaraan ini merupakan balapan jalanan jarak jauh untuk pembalap sepeda profesional yang diadakan sepanjang tiga minggu pada bulan Juli di Perancis. Tour de France diadakan setiap tahun sejak tahun 1903, namun pernah berhenti saat Perang Dunia I dan II.
Tour de France, bersama dengan Giro d'Italia dan Vuelta a España adalah tiga Grand Tour dalam balap sepeda. Pemenang terbanyak kejuaraan ini adalah Lance Armstrong (7 kali).


[sunting] Daftar juara umum
| Edisi ke- | Tahun | Juara | Negara | ||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 94 | 2007 | Alberto Contador | Spanyol | ||||
| 93 | 2006 | Óscar Pereiro | Amerika Serikat | ||||
| 92 | 2005 | Lance Armstrong | Amerika Serikat | ||||
| 91 | 2004 | Lance Armstrong | Amerika Serikat | ||||
| 90 | 2003 | Lance Armstrong | Amerika Serikat | ||||
| 89 | 2002 | Lance Armstrong | Amerika Serikat | ||||
| 88 | 2001 | Lance Armstrong | Amerika Serikat | ||||
| 87 | 2000 | Lance Armstrong | Amerika Serikat | ||||
| 86 | 1999 | Lance Armstrong | Amerika Serikat | ||||
| 85 | 1998 | Marco Pantani | Italia | ||||
| 84 | 1997 | Jan Ullrich | Jerman | ||||
| 83 | 1996 | Bjarne Riis | Denmark | ||||
| 82 | 1995 | Miguel Induráin | Spanyol | ||||
| 81 | 1994 | Miguel Induráin | Spanyol | ||||
| 80 | 1993 | Miguel Induráin | Spanyol | ||||
| 79 | 1992 | Miguel Induráin | Spanyol | ||||
| 78 | 1991 | Miguel Induráin | Spanyol | ||||
| 77 | 1990 | Greg LeMond | Amerika Serikat | ||||
| 76 | 1989 | Greg LeMond | Amerika Serikat | ||||
| 75 | 1988 | Pedro Delgado | Spanyol | ||||
| 74 | 1987 | Stephen Roche | Irlandia | ||||
| 73 | 1986 | Greg LeMond | Amerika Serikat | ||||
| 72 | 1985 | Bernard Hinault | Perancis | ||||
| 71 | 1984 | Laurent Fignon | Perancis | ||||
| 70 | 1983 | Laurent Fignon | Perancis | ||||
| 69 | 1982 | Bernard Hinault | Perancis | ||||
| 68 | 1981 | Bernard Hinault | Perancis | ||||
| 67 | 1980 | Joop Zoetemelk | Belanda | ||||
| 66 | 1979 | Bernard Hinault | Perancis | ||||
| 65 | 1978 | Bernard Hinault | Perancis | ||||
| 64 | 1977 | Bernard Thévenet | Perancis | ||||
| 63 | 1976 | Lucien Van Impe | Belgia | ||||
| 62 | 1975 | Bernard Thévenet | Perancis | ||||
| 61 | 1974 | Eddy Merckx | Belgia | ||||
| 60 | 1973 | Luis Ocaña | Spanyol | ||||
| 59 | 1972 | Eddy Merckx | Belgia | ||||
| 58 | 1971 | Eddy Merckx | Belgia | ||||
| 57 | 1970 | Eddy Merckx | Belgia | ||||
| 56 | 1969 | Eddy Merckx | Belgia | ||||
| 55 | 1968 | Jan Janssen | Belanda | ||||
| 54 | 1967 | Roger Pingeon | Perancis | ||||
| 53 | 1966 | Lucien Aimar | Perancis | ||||
| 52 | 1965 | Felice Gimondi | Italia | ||||
| 51 | 1964 | Jacques Anquetil | Perancis | ||||
| 50 | 1963 | Jacques Anquetil | Perancis | ||||
| 49 | 1962 | Jacques Anquetil | Perancis | ||||
| 48 | 1961 | Jacques Anquetil | Perancis | ||||
| 47 | 1960 | Gastone Nencini | Italia | ||||
| 46 | 1959 | Federico Bahamontes | Spanyol | ||||
| 45 | 1958 | Charly Gaul | Luxemburg | ||||
| 44 | 1957 | Jacques Anquetil | Perancis | ||||
| 43 | 1956 | Roger Walkowiak | Perancis | ||||
| 42 | 1955 | Louison Bobet | Perancis | ||||
| 41 | 1954 | Louison Bobet | Perancis | ||||
| 40 | 1953 | Louison Bobet | Perancis | ||||
| 39 | 1952 | Fausto Coppi | Italia | ||||
| 38 | 1951 | Hugo Koblet | Swiss | ||||
| 37 | 1950 | Ferdinand Kubler | Swiss | ||||
| 36 | 1949 | Fausto Coppi | Italia | ||||
| 35 | 1948 | Gino Bartali | Italia | ||||
| 34 | 1947 | Jean Robic | Perancis | ||||

0 komentar:
Posting Komentar